Sabtu, 22 September 2012

Rusa




Rusa merupakan mamaLia pemamah biak yang berada pada ordo cervidae. Dalam keluarga cervidae terdapat banyak spsies, diantaranya adalah rusa bagal, rusa ekor putih, rusa merah, caribou, rusa roe, rusa fallow dan chital. Semua rusa, kecuali rusa air dari Cina,  menumbuhkan tanduk setiap tahun. Tanduk mereka berbeda dengan tanduk permanen yang ada pada kijang. Kancil yang berada dalam hutan tropis Afrika tidak dimasukkan dalam rusa.

 

Rusa terdapat hampir di semua belahan dunia, kecuali Australia dan Antartika. Walaupun begitu di Afrika hanya ada 1 jenia rusa, yaotu rusa merah yang tinggalnya di bagian barat laut benua, tepatnya di pegunungan atlas.

 

Rusa bisa hidup di berbagai bioma, mulai dari tundra, savana, ruang terbuka,  sampai hutan hujan tropis. Sebagian besar spesies rusa tinggal di hutan gugur yang beriklim campuran, dan savana. Daerah hutan sampai savana memang sangat menguntungkan bagi rusa karena di sinilah banyak sekali sumber makanannya.

 

Spesies rusa dari Amerika selatan dan Asia pada umumnya lebih sering tinggal di hutan lebat, dibandingkan dengan ruang terbuka. Ada juga beberpa jenis rusa yang sangat khusus, hidup secara eksklusif di pegunungan, padang rumput, sabana, rawa, atau koridor yang dikelilingi oleh gunung.

Benua Eurasia (Eropa dan Asia) memiliki spesies rusa paling banyak di dunia. 

 

Pada umumnya rusa memiliki berat badan antara 30-300 kilogram. Walaupun begitu ada spesies rusa yang memiliki bobot 10 kilogram, yaitu rusa yang tinggal di pegunungan Himalaya. Umumnya rusa memiliki tubuh yang lentur, kompak, panjang, serta kaki yang kuat. Kaki yang kuat ini sangat cocok untuk menempuh medan hutan yang kasar. Rusa merupakan pelompat dan perenang terbaik. Perut rusa memiliki empat bilik, sama seperti hewan pemamah biak yang lain. Gigi rusa memang disesuaikan dengan makanan pada vegetasi, seperti pemamah biak yang lain, rusa tidak memiliki gigi seri atas.

Rumus gigi untuk rusa adalah


Beberapa rusa di Romawi mengkonsumsi daging bila tersedia. Rusa air Cina, rusa berumbai, dan kijang telah diperbesar gigi taring atas membentuk taring tajam, sementara spesies lain sering kekurangan taring atas sama sekali. Gigi pipi rusa memiliki pegunungan sabit enamel, yang memungkinkan mereka untuk menggiling berbagai macam vegetasi.

 

Hampir semua rusa memiliki kelenjar wajah di depan mata masing-masing. Kelenjar mengandung feromon sangat wangi, digunakan untuk menandai rentang rumahnya.

Semua rusa memiliki hati tanpa kandung empedu a. Rusa juga memiliki tapetum lucidum yang memberi mereka penglihatan pada malam hari cukup baik.


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar