Minggu, 09 Desember 2012

Colossus Rhodes



Colossus adalah patung raksasa yang berdiri pada kota pelabuhan Rhodes, di Laut Aegen yang sekarang ini merupakan wilayah Turki. Pada zaman kuno orang-orang Rhodes, menginginkan adanya perdagangan bebas. Mereka mencoba keluar dari peperangan, tetapi mereka ditaklukkan beberapa kali ol;eh bangsa lain.

Helios, Dewa Matahari
Pada akhir abad ke 4 SM, penduduk Rhodes ingin merayakan kemenangan. Mereka baru saja berhasil mempertahankan kota mereka di kepulauan Rhodes melawan pengepungan sepanjang tahun oleh pasukan Yunani. Setelah bangsa Yunani menyadari bahwa mereka tidak bisa menang, mereka meninggalkan medan perang dan peralatan tempur mereka. Pwnduduk Rhodes memutuskan untuk menjual perlengkapan ini dan menjual patung Helius, dewa matahari mereka sebagai ucapan terima kasih karena telah melindungi mereka.

Colossus Perunggu
Kita tidak mengetahui dengan jelas seperti apakah patung tersebut, atau dimana patung tersebut didirikan. Akan tetapi kita tahu bahwa patung tersebut terbuat dari perunggu dan tingginya mencapai 33 m. Patung tersebut dirancang oleh seorang arsitek bernama Chares dan memerlukan waktu 12 tahun untuk membangun patung tersebut.

Di Seberang Pelabuhan
Bagian perunggu terluar dilekatkan pada lapisan besi. Patung berlubang tersebut didirikan di atas permukaan tanah. SAetelah berdiri, patung tersebut diisi dengan batu-batu supaya kokoh. Pembuatan colossus selasai sekitar tahun 280 SM. Selama berabad-abad orang percaya bahwa menara Colossus berdiri di seberang pintu masuk pelabuhan Rhodes. Hal ini sangatlah tidak mungkin karena lebar pelabuhan hanya sekitar 400 meter, dan patung tersebut tidak sehebat yang dibicarakan. sebagai perkiraan patung tersebut mungkin berdiri di jantung kota, bisa dilihat dari laut dan pelabuhan.

Reruntuhan Colossus
Sekitar tahun 226 SM, lebih dari 50 tahun setelah pembuatan patung selesai, Colossus tersebut runtuh akibat gempa bumi dan mematahkan lutut patung. Penduduk Rhodes mendengarkan sabda dewa untuk tidak membangun kembali patung tersebut, merekapun membiarkannya tergeletak di tempat patung it runtuh. Keadaan ini berlangsung sampai hampir 900 tahun . Orang-orang pergi menuju Rhodes hanya mendengar reruntuhan patung dewa matahari.

Pada tahun 654 M, seorang pangeran bangsa Syria terpesona pada Rhodes dan mencabit patung tersebut dari perunggunya. Orang-orang mengatakan bahwa dia mengangkatnya ke Syria dengan mnggunakan 900 unta. Perunggu tersebut dijual oleh para pedagang dan mungkin diubah menjadi uang logam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar